Cara Mengatasi Stress dengan Management Stress

SOBAT TOC – Kamu sedang mengalami stress? Taukah kamu bagaimana mengatasi stress yang baik? Stress adalah keadaan dimana kita mengalami kelelahan fisik dan mental sehingga tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi dalam kehidupan kita. Hal ini bisa disebabkan banyak hal mulai dari istirahat yang kurang, gizi yang kurang seimbang, kemampuan belajar yang terbatas, deadline pekerjaan, tekanan pihak luar, sampai masalah-masalah internal dari dalam diri sendiri. Ada beberapa masalah yang sering terjadi dalam kehidupan kita contoh : Eksistensi Tuhan (mempertanyakan keyakinan dan iman pribadi), relationship baik dengan keluarga, asmara maupun teman, financial baik berupa kebutuhan maupun keinginan, kegiatan seperti sekolah maupun pekerjaan, kesehatan dan pendidikan. Sebelum masuk ke dalam pembahasan yang ribet, yuk kita intip dulu kategori stress itu apa aja?

1. Ringan

Kategori stress ringan adalah keadaan dimana hanya satu atau dua masalah yang sedang terjadi dan biasanya dapat diselesaikan kapan pun atau tidak ada batasan waktu penyelesaian, misalnya masalah asmara, hubungan dengan teman, atau pun memperbaiki penampilan. Bukan berarti mengkategorikan masalahmu menjadi ringan tapi batasan waktu dalam penyelesaian masalah adalah sangat penting dalam mengkategorikan suatu masalah itu sendiri. Hubungan dengan kekasih dapat diselesaikan kapan pun kamu mau dan memberikan dampak yang cepat. Ada baiknya semua masalah diselesaikan dengan segera agar tidak menambah beban di kemudian hari. Kita tidak tahu kan masalah apa lagi yang akan menunggu kita esok hari.

2. Sedang

Kategori stress sedang adalah keadaan dimana ada 2-3 masalah yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. Misal hubungan asmara menjelang pernikahan, undangan sudah disebar tapi kalian sedang bertengkar hebat ini adalah masalah dengan kategori sedang. Contoh lain adalah ujian atau skripsi, deadline yang ketat seringkali memicu stress bagi sebagian mahasiswa atau pelajar dan pastinya stress ini akan bertambah jika orang tua atau sekitar menambah tekanan dengan menanyakan kapan selesai kuliah bukan memberikan bantuan yang kamu harapkan. Apalagi jika biaya kuliah sangat terbatas da nada time limit untuk menyerahkan skripsi, tentu menyebalkan bukan.

3. Berat

Kategori stress berat biasanya terdiri atas 3-5 masalah yang saling berkaitan dan harus diselesaikan dalam waktu sangat singkat. Keadaan seperti ini biasanya bisa berasal dari factor internal maupun eksternal. Faktor internal adalah diri sendiri yang kadangkala menambah rumit masalah (biasanya terjadi jika kita kurang sehat ataupun kurang focus pada masalahnya), salah satunya adalah dengan memikirkan hal-hal yang menakutkan dan belum tentu terjadi di masa akan datang. Hal ini akan menambah tingkat stress yang dialami. Berhentilah berpikir buruk dahulu. Keadaan lain adalah saat kita merasa malas dalam melakukan kegiatan atau mulai menyelesaikan masalah. Hal ini akan menghabiskan sisa waktu yang kita punya dan menambah beban pikiran. Hilangkan semua itu dan mulailah melakukan satu langkah kecil untuk maju. Membaca artikel ini pun adalah kemajuan besar untukmu, dengan begini kamu sudah melakukan upaya untuk menyelesaikan masalahmu, kamu sudah mencari jalan keluar dari masalahmu, maka berbanggalah akan itu. Sedangkan faktor eksternal biasanya bisa dari orang tua, keluarga, pasangan, lingkungan, situasi atau keadaan dan sebagainya. Faktor ini tidak dapat kamu prediksi dengan mudah, namun kamu bisa menyiapkan diri untuk menghadapinya. Seringkali cuek terhadap factor eksternal adalah reaksi yang paling umum untuk membentengi diri agar focus dengan masalah sebenarnya.

Untuk memudahkan kamu mengkategorikan masalah kamu bisa lihat tabel di bawah ini

Masalah penting dan harus selesai sekarang Misal : Sekarang kita mau makan apa? Masalah penting namun tidak harus selesai sekarang Misal : Nanti malam mau makan apa?
Masalah tidak penting dan harus selesai sekarang Misal : Mau nonton film apa kita malam ini? Masalah tidak penting dan tidak harus selesai sekarang Misal : Mau nonton apa kita weekend ini?

Sudah mengerti kan bagaimana mengkategorikan stress dan masalahmu, yuk sekarang kita coba selesaikan dan atasin stress nya. Ada dua cara mengatasi stress.

1. problem solving coping

Ini adalah cara mengatasi stress yang berfokus pada cara-cara menyelesaikan masalah yang ada. Biasanya dilakukan untuk masalah-masalah yang mendesak penyelesaiannya dan seringkali berkaitan. Langkah-langkah penyelesaiannya :

– analisis letak permasalahan

Jangan sampai masalah sebenarnya malah tertutup oleh masalah lain di sekitarnya. Fokuslah pada masalah intinya dahulu.

– identifikasi permasalahan

Kategorikan masalah dan fokuskan sumber masalah serta efeknya terhadap hal lain

– tulis di kertas kemungkinan-kemungkinan penyelesaian dan akibat-akibatnya

– pertimbangkan baik buruknya

– ambil keputusan dan laksanakan

Tidak semua hal akan buruk dan tidak semua hal baik, tapi pilihlah keputusan yang sedikit kemungkinan terburuk atau sedikit memberi dampak negative sehingga kamu akan lebih fokus terhadap hasil baik yang akan didapatkan.

– siapkan diri untuk semua resikonya

Semua keputusan aka nada resikonya, maka siapkan mentalmu untuk menghadapinya seburuk apapun itu.

2. Emotional coping

Ini adalah cara mengatasi stress yang berfokus pada cara-cara meredam emosi dahulu, baru setelah itu fokus pada masalah sebenarnya. Biasanya digunakan untuk masalah-masalah yang menguras emosi dan sifatnya tidak mendesak untuk diselesaikan. Langkah-langkah emosional coping :

– tulis di kertas cara-cara atau hal-hal yang kita sukai untuk membuat emosi kita menjadi baik (being good mood) missal mendengarkan musik, menonton TV, main games, dsbnya.

– siapkan alat-alat yang dibutuhkan

Usahakan untuk selalu membawa alat tersebut atau mudah diraih olehmu kapanpun kamu memerlukannya. Hal ini akan beguna di waktu-waktu emosimu sedang tidak terkendali. Sah saja kok kalau kamu selalu membawa poster artis favoritmu, atau jaket kesayanganmu, atau meletakkan foto pacarmu di hp. Apapun itu yang akan membangkitkan emosi baikmu.

– biasakan untuk melakukan kegiatan tersebut di saat kamu mulai merasa stress

Namun perhatikan waktu dan tempat juga ya, agar tidak menambah masalah. Karena di lokasi tertentu seperti sekolah dan tempat kerja kamu tidak mungkin melakukan hal-hal yang terlau fun untuk dirimu sendiri dalam jangka waktu yang panjang, karena tentu akan mengganggu aktifitas di lokasi tadi. Waktu juga penting diperhatikan, karena orang lain akan menganggapmu aneh atau gila jika kamu melakukan hal-hal yang tidak biasa di tengah banyak orang. Misal mencium poster artis idolamu, sah-sah saja asal tidak dilihat publik, nanti dikira orang gila.

– setelah moodmu membaik, segeralah mencari penyelesaian masalah sesungguhnya

Jangan menunda-nunda penyelesaian jika moodmu sudah membaik. Saat mood kita sudah bagus otak akan dengan lancer memberikan jawaban dan berpikir ide-ide kreatif dalam menyelesaikan sesuatu. Jangan ragukan kemampuan otakmu yang luar biasa itu.

Sudah tahu kan sekarang cara penyelesaian stress yang baik. Yuk kita jalankan dan keluar dari masalah. Yakinlah dengan dirimu sendiri, hargailah pula kemampuanmu membuat keputusan. Meskipun berefek sedikit tapi semua lebih baik daripada jalan di tempat. Kamu pasti bisa mengatasi masalahmu sendiri. Dan teruslah belajar agar semakin matang dan hebat dalam berbagai bidang. Selamat mencoba.

Stress Management mind map business concept, presentation background